Pembelajaran membaca al-Qur’an dengan irama-irama dalam

tingkatan Mujawwad

Pengertian Tilawah

Tilawah berasal dari kata تلا– يتلو– تلاوة yang bermakna membaca. Namun, dalam penggunaannya, istilah ini diidentikan dengan suatu pembacaan al-Qur’an dengan irama – iram tertentu, yang telah disepakati oleh ahlinya. Istilah Tilawah juga erat kaitannya dengan Qari.

Dalam tilawah, dikenal beberapa nama lagu, dengan varaiasinya masing-masing. Lagu – lagi tersebut adalah

1. Bayati
2. Hijaz
3. Rast
4. Shoba
5. Nahawand
6. Sika
7. Jiharka

Ketujuh lagu tersebutlah yang masyhur di masyarakat, sehingga dalam pembelajarannya pun, LTTQ banyak terfokus mempejari nagham – nagham tersebut disertai dengan variasinya masing-masing.


Dalam tataran praktis, LTTQ memberlakukan dua kelas dalam proses pembelajrannya. Dibaginya proses pembelajaran Tilawah ke dalam dua kelas, adalah dengan tujuan memaksimalkan proses pembelajaran. Adapun dua kelas tersebut adalah:

1. Tilawah Dasar

Kelas Tilawah Dasar diperuntukan bagi peserta yang belum memiliki koompetensi yang cukup memadai dalam hal pembacaan Al-Qur’an dengan nagham tertentu. Kelas ini juga diperuntukkan bagi peserta yang baru mengenal mengenai Tilawah al-Qur’an.

2. Tilawah Lanjutan

Kelas Tilawah Lanjutan diperuntukan bagi peserta yang telah mimiliki kemampuan cukup memadai dalam Tilawah al-Qur’an. Peserta yang memasuki tahap ini, dituntut untuk mampu dan memiliki kemampuan untuk lebih mengembangkan diri.


Placement Test

Placement test dalam program Tilawah diadakan untuk mengetahui kualitas bacaan calon peserta. Kesempurnaan dalam pelafalan, serta pembawaan irama(nagham) dengan baik, di setiap bacaannya merupakan salah satu tolak ukur kelulusan peserta untuk masuk program Tilawah.