Kegiatan menyetorkan hafalan al-Qur’an kepada Muhafizh/ah yang berpengalaman di bidangnya.

Pengertian Tahfizh

Tahfizh berasal dari kata حفَّظ – يحفِّظ – تحفيظاً yang bermakna menghafal. Dengan demikian, secara sederhana maka kegiatan ini dapat dikatakan sebagai proses pengahafalan al-Qur’an. Sebagaiman lazimnya kegiatan di pondok tahfizh, maka tidak jauh berbeda dengan di lembaga ini. Setiap perserta yang mengikuti program ini akan dibimbing oleh instruktur (muhafizh/ah) yang siap menerima setoran hafalan dari peserta.


Program ini ditujukan untuk mereka yang memiliki keinginan untuk menghafalkan kitab suci Al-Qur’an. Berangkat dari tujuan mulia ini, yaitu untuk memberikan wadah bagi penghafal al-Qur’an, khususnya bagi masyarakat disekita lembaga, maka program ini dibuka, dengan dua kelas pembagian sebagai berikut :

1. Tahfidz Terbatas

Kelas Tahfidz Terbatas diperuntukan bagi peserta program yang ingin menghafal Al-Qur’an terbatas pada surat-surat tertentu. Mereka menentukan pilihan suratnya dan disetorkan kepada instruktur yang telah disiapkan oleh lembaga. Meskipun demikian, peserta akan tetap mendapatkan kontrol dari instruktur selaku pembimbing.

2. Tahfidz Penuh

Kelas Tahfidz Penuh diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki tujuan untuk menghafal Al-Qur’an secara keseluruhan atau sempurna (30 Juz). Sebagai upaya pencapaian hasil yang maksimal, pada program Tahfizh Penuh, juga diadakan kegiatan mudarasah untuk mengontrol kelancaran dan daya ingat hafalan peserta. Selain itu, jumlah pertemuan juga lebih banyak karena peserta yang mengambil Tahfizh Penuh diarahkan untuk mampu menyelesaikan hafalannya secara sempurna.


Placement Test

Placement test dalam program Tahfizh diadakan untuk mengetahui kualitas bacaan calon peserta. Kesempurnaan dalam pelafalan setiap huruf merupakan salah satu tolak ukur kelulusan peserta untuk masuk program tahfizh.