Q: Apa saja program pembelajaran Al-Qur’an yang ada di LTTQ?

Program Reguler: Tahsin Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Tahfizh Putri, Tahfizh Putra dan Bahasa Arab Qur’ani

Program Weekend: Tahsin Al-Qur’an

Program Unggulan: Tahfizh Penuh Putra dan Tahfizh Penuh Putri

Program Privat

Q: Bagaimana sistem pembelajaran yang ada di LTTQ?

Untuk Program Reguler dan Weekend, peserta akan belajar selama satu semester yaitu 16 kali pertemuan, Ujian Tengah Periode (UTP) pada pertemuan ke 8 dan Ujian Akhir Periode (UAP) pada pertemuan ke 16.

Untuk Program Unggulan, peserta akan belajar selama 25 kali pertemuan, Ujian Tengah Periode (UTP) pada pertemuan ke 13 dan Ujian Akhir Periode (UAP) pada pertemuan ke 25.

Q: Apa belajar di LTTQ ada sertifikatnya?

Ya, ada

Q: Berapa biaya pendaftarannya?

Biaya pendaftaran: Rp. 20.000

Program Reguler dan Weekend : Umum Rp. 150.000, Mahasiswa Rp. 100.000

Program Unggulan : Tahfizh Unggulan: Rp. 700.000 (dapat dicicil 4x angsuran)

Q: Apa pembayaran bisa dicicil, dan berapa lama boleh mencicil?

Boleh, cicilan biaya pembelajaran harus lunas maksimal pada saat pelaksaan Studium General

 

Q: Apa itu Studium General?

Studium General adalah kegiatan yang dilaksanakan pada awal sebelum pelaksanaan pembelajaran untuk mengenalkan lebih jelas mengenai berabagai hal seputar pelaksanaan program pada khususnya, disertai dengan berbagai kegiatan di dalamnya

 

Q: Kapan dan di mana pelaksanaan Studium General?

Waktu dan tempat tentatif pada setiap periodenya dan akan diinformasikan pada saat pendaftaran

 

Q: Apakah setiap perserta wajib mengikuti Studium General?

Ya

Q: Apa itu pembelajaran Tahsin?

Tahsin adalah memperbaiki bacaan Al-Qur’an dari segi hukum-hukum tajwid, makharijul huruf dan sifat-sifat huruf agar mencapai bacaan yang tartil.

Q: Apa bedanya Tahsin Reguler dengan Tahsin Weekend?

Untuk Tahsin Reguler ada 2 tingkatan, yaitu Dasar dan Lanjutan, program ini dilaksanakan pada hari-hari kerja. Sedangkan untuk Tahsin Weekend hanya Tahsin Dasar saja dan dilaksanakan pada hari libur, yaitu Sabtu dan Ahad.

Q: Bagaimana kita tahu akan masuk di kelas dasar atau lanjutan?

Dengan melalui placement test (tes penempatan kelas), materi yang akan diuji adalah tes baca al-Qur’an, penguji akan meminta peserta untuk membacakan beberapa ayat dari surat yang ditentukan untuk diketahui kemampuan baca al-Qur’annya, beberapa kriteria yang dinilai adalah fashohah/tajwid, makharijul huruf dan sifat-sifat huruf yang langsung dipraktekkan dalam bacaan al-Qur’an.

Q: Kapan waktu placement test?

Ujian placement test dilakukan setelah peserta mengisi formulir pendaftaran dan membuat janji waktu ujian dengan petugas yang telah ditentukan

Q: Program apa saja yang harus melalui placement test terlebih dahulu?

Tahsin, Tahfizh dan Tilawah

Q: Bagaimana kalau yang sudah pernah daftar dan lulus di tahsin dasar, apa harus placement test lagi?

tidak perlu, langsung masuk di tahsin lanjutan.

Q: Apa metode yang digunakan dalam pembelajaran Tahsin dan apakah ada buku panduan khususnya?

Metode yang digunakan Tahsin Dasar adalah Metode Azka, sedangkan metode yang digunakan di Tahsin Lanjutan adalah Metode Maisura.

Pada tiap tingkatan ada buku panduan khusus, untuk tahsin dasar menggunakan buku Metode Azka yang ditulis oleh Ust. Muamar AZ, S.Pd. dan untuk tahsin lanjutan menggunakan buku Metode Maisura yang ditulis oleh Ust. Dr. Ahmad Fathoni, Lc., MA.

Q: Apa itu pembelajaran Tilawah?

Pembelajaran Al-Qur’an dengan nagham atau irama tilawah al-Qur’an, seperti Bayyati, hijaz, nahawand, dsb.

Q: Bagaimana sistem pembelajaran Tahfizh di LTTQ?

Sistem pembelajaran tahfizh yang digunakan di LTTQ yaitu instruktur menyimak atau mendengarkan hafalan yang disetorkan oleh peserta.

Q: Apa itu Tahfizh Penuh dan Terbatas?

Tahfizh penuh yaitu menghafalkan secara penuh, hafalan yang disetorkan dimulai dari awal baik dari juz 1 atau juz 30. Pembelajaran tahfizh penuh ini diharapkan bisa terus menerus selama 3 semester dengan target setoran selama satu semester 3,5 Juz dan setoran hafalan minimal 3 halaman per pertemuan. Setiap ba’da maghrib peserta diminta untuk mengulang (Mudarosah) hafalan yang telah disetorkan. Tempat mudarosah di aula lantai 2 Masjid Fathullah.

Tahfizh terbatas yaitu menghafalkan secara terbatas pada surat atau juz-juz tertentu dengan target hafalan satu semester 2 juz dan  setoran hafalan minimal 2 halaman per pertemuan.

Q: Siapa pengajar pembelajaran di LTTQ?

Para pengajar adalah instruktur yang telah berpengalaman di bidangnya masing – masing, baik eksternal lembaga, maupun alumni LTTQ yang telah memiliki kapasitas untuk mengajarkan ilmu yang telah dikuasainya

 

Q: Bagaiamana cara mendaftarkan diri menjadi peserta program reguler di LTTQ?

Calon peserta dapat melakukan registrasi secara offline di stand yang dibuka oleh panitia, atau melalui online di website resmi LTTQ di sini

 

Q: Berapa kali pertemuan dalam seminggu untuk program reguler?

Setiap program memiliki dua kali pertemuan dalam seminggu, dengan jadwal yang disesuaikan pada setiap periodenya

Q: Apa itu privat?

Privat adalah sistem pembelajaran yang diberikan kepada siapa saja yang tidak dapat mengikuti jadwal pembelajaran reguler sehingga peserta bebas menentukan waktunya sendiri

 

Q: Berapa biaya privat?

Biaya privat adalah Rp. 50.000,- per pertemuan

 

Q: Kapan dan di mana privat bisa dilaksanakan?

Peserta bebas menentukan waktu dan tempoat yang dikehendaki

 

Q: Bagaimana cara mendaftar privat ?

Calon peserta dapat mendaftar di kantor LTTQ, atau melalui online di website LTTQ di sini

 

Q: Berapa lama peserta privat ?

Peserta bebas menentukan akan berapa lama melaksanakan pembelajaran privat

 

Q: Berapa durasi setiap pertemuannya?

1,5 jam

 

Q: Apakah biaya privat bisa dinego?

Bisa

Q: Siapa pengajar privat?

Pengajar atau instruktur privat adalah anggota LTTQ yang telah dibina dan telah mapan keilmuan pada bidangnya masing – masing

 

Q: Apa itu Haiah?

Haiah adalah sebutan untuk anggota LTTQ yang telah melewati beberapa tahap seleksi untuk dapat memasukinya. Haiah LTTQ memiliki 3 kelompok: Haiah Tahsin, Haiah Tahfizh, dan Haiah Qurra’

Q: Bagaimana cara menjadi anggota Haiah?

Peserta dari setiap program yang telah lulus ujian program dengan nilai yang telah distandarkan oleh LTTQ berhak mengikuti UMH (Ujian Masuk Haiah). Pada UMH, peserta akan mengikuti ujian kelayakan untuk menjadi anggota haiah. Peserta yang lulus UMH dinyatakan secara sah menjadi anggota LTTQ

Q: Apa perbedaan Haiah dan Reguler?

Haiah adalah anggota LTTQ, yang secara lagsung juga menjadi bagian dari keluarga besar LTTQ, dan akan dilibatkan dalam seluruh agenda LTTQ. Anggota haiah lebih memiliki kesempatan untuk lebih meningkatkan kapasitas dirinya sesuai bidang yang diikutinya: tahsin, tilawah, atau tahfizh

Q: Apakah LTTQ memiliki kegiatan sosial?

Ya

 

Q: Apa bentuk kegiatan sosial LTTQ?

Melakukan kunjungan dan memberikan sumbangan, serta memberikan bantuan kepada yayasan yatim dan dhuafa tertentu yang berada di wilayah Tangerang Selatan

 

Q: Apakah LTTQ menerima rekomendasi yayasan untuk dikunjungi?

Ya

 

Q: Bagaiamana cara memberikan rekomendasi yayasan untuk dikunjungi?

Silakan bisa memberikan saran dan masukan pada website resmi kami untuk kemudian kami proses lebih lanjut di sini